malam minggu........ rasanya berat bangat. aslam tiba2 aja jadi orang yang sangat angkuh, labil, mengumpat dan memaksa...... aku merasa ga nyaman dan tertekan....... kenapa selalu saja kamu dan aku berbeda pikiran... ga sanggup kalau taip khari selalu bertengkar masalah itu.... kini aku merasa kamu menarik aku kedalam kubangan lumpur yang penuh dengan buaya yang siap menerkan dan mencabik-cabik jantungku..... selalu kamu bilang "tolong ini yang terakhir aku lakukan" tapi udah tak terhitung kamu mengulangi perbuatan itu.............. seakan tak sanggup menemani hari - hari denganmu....... bantu aku untuk kembali syang padamu,, bantu aku untuk membunuh rasa benci dan muak terhadapmu yang kian hari kian membesar. sejatuh apapun kamu, sebangkrut apapun kamu aku gak akan meniggalkan kamu. cinta dan sayang aku pada kamu bukan dari hartamu, aku tulus untukmu. apa kamu luapa tiap kali kamu tanyakan perasaanku ak selalu tegaskan "aku cinta kamu karna ALLAH" itu ...
hey.. what's up guys... Pa kabar buat kalian semua yang pernah mampir di blog ini? semoga selalu sehat dan tetap dalam lidungan Allah SWT, meskipun aq ga pernah kenal dengan kalian (tinggalin jejak dengan like atau komen so kita bisa saling kenal)... hehe... siapapun dan dimanapun kalian tetep semangat and always be positif, salam hangat dari aq
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Hampir setiap orang mengetahui golonga darahnya, namun sebagian besar tidak tahu siapa sebenarya tokoh yang telah berjasa menemukan golongan darah. Penemu golongan darah adalah Karl Landsteiner yang dilahirkan di Vienna, 14 Juni 1868. Dia adalah ilmuwan dalam bidang bio pengobatan. Bahkan berkat jasanya, dia mendapatkan anugerah Nobel untuk bidang Fisologi atau Pengobatan pada tahun 1930 (cobaku.comule) Untuk pertama kalinya DR. Landstainer pada tahun 1900 mengemukakan bahwa darah manusia dapat dibagi menjadi 4 macam golongan yaitu: A, B, O, dan AB (ALM ANAK TRANSFUSI DARAH). Golongan darah sangat penting dalam kehidupan terutama dalam bidang transfusi darah, sebab salah memberikan golongan darah dapat mengakibatkan kematian terhadap pasien. Golongan darah menurut sistem A-B-O dapat diwariskan dari orang tua kepada anaknya. Land-Steiner dalam Suryo (1996) membedakan darah manusia k...
Komentar
Posting Komentar